Pengelola ataupun pelaksana Program Pendidikan dan Pelatihan perlu menjami mutu penyelenggaraannya, sehingga output yang dihasilkan dapat memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan. Pendidikan dan pelatihan kerja harus mampu mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia yang mempunyai kualitas, keterampilan, profesionalisme dan kompetensi yang tinggi serta relevan.

            Untuk membuat pelatihan efektif dan efisien, diperlukan penyelenggara pelatihan yang kompeten dalam menyelenggarakan pelatihan. Dalam konteks ini pelatihan bagi penyelenggara pelatihan dirasakan sangat penting karena perannya dalam meningkatkan kemampuan para penyelenggara pelatihan dalam melaksanakan tugasnya yang berupa pelayanan kepada peserta pelatihan, fasilitator dan para stakeholders pelatihan di lingkungannya.

            Dengan tersedianya penyelenggara pelatihan yang kompeten, sebuah lembaga pelatihan dapat berkontribusi maksimal bukan hanya dalam mendorong peningkatan kompetensi para peserta pelatihan, tetapi dalam peningkatan kinerja organisasi.

            Salahsatu kunci keberhasilan dari hal tersebut adalah Pengelola Lembaga Pelatihan, dimana para personil selain memiliki tanggungjawab juga wajib memiliki kompetensi Memonitor Pelaksanaan, menjaga mutu, melakukan evaluasi program, serta strategi merekrut calon peserta didik. Hal ini karena SDM selaku subyek atau pelaku akan menentukan keberhasilan pencapaian tujuan pembangunan nasional. Oleh karena itu penyiapan SDM harus dilakukan secara terencana, terkoordinasi dan dilakukan dengan langkah-langkah yang strategis.

Tujuan Umum :

Penyelenggara dan Pengelola Lembaga Pelatihan adalah untuk meningkatkan pemahaman para penyelenggara Pelatihan agar dapat menyelenggarakan Pelatihan secara baik dan profesional, yaitu :

  1. kemampuan mempersiapkan, mengkoordinasikan, melaksanakan dan menyiapkan serta menetapkan sarana dan prasarana Pelatihan dalam Penyelenggaraan Pelatihan
  2. Kemampuan dalam melaksanakan komunikasi secara efektif. Melakukan monitoring dan evaluasi serta melaksanakan administrasi Penyelenggaraan Pelatihan dengan baik
  3. kemampuan bekerjasama secara tim, etika kerja, memberikan pelayanan secara prima dan membuat laporan hasil pelaksanaan Pelatihan.

Tujuan Khusus

penyelenggara Pelatihan adalah kemampuan dan karakteristik yang dimiliki oleh seorang penyelenggara berupa pengetahuan, keterampilan dan sikap perilaku yang diperlukan dalam melaksanakan tugas.

Sesuai dengan tugas, wewenang dan tanggung jawab penyelenggara Pelatihan, maka standar kompetensi yang perlu dimiliki oleh penyelenggara Pelatihan adalah kemampuan dalam :

  • Menguasai Pelatihan sebagai suatu sistem
  • Memiliki Etika Kerja Pelaksanaan Pelatihan
  • Memahami Perencanaan Pelaksanaan Pelatihan
  • Melaksanakan Koordinasi Penyelenggaraan Pelatihan
  • Melaksanakan Administrasi Penyelenggaraan Pelatihan
  • Membuat Laporan Pelaksanaan Pelatihan
  • Memberikan Pelayanan Prima Dalam Pelaksanaan Pelatihan
  • Melaksanakan Pengendalian
  • Bekerjasama dalam Tim secara efektif (Team Building)
  • Menyiapkan Sarana dan Prasarana Pelatihan
  • Berkomunikasi Efektif Dalam Penyelenggaraan Pelatihan

Melalui pelatihan ini di
harapkan Para Peserta Kompeten :

  1. Memonitor Pelaksanaan Pelatihan
  2. Melakukan Tindakan Korektif Pelaksanaan Pelatihan
  3. Melakukan Rekrutmen Calon SDM Pelatihan
  4. Melakukan Pengorganisasian SDM Pelatihan
  5. Mengevaluasi Kualitas Suatu Program Pelatihan
  6. Mengevaluasi Pelaksanaan Suatu Program Pelatihan
  7. Mengevaluasi Biaya Suatu Program Pelatihan

Fasilitas Peserta :

  • Mengikuti 6 sesi Kelas Online
  • Sertifikat pelatihan
  • Materi Pelatihan
  • Mengikuti Uji Kompetensi BNSP
  • Sertifikat Kompetensi BNSP (jika dinyatakan kompeten oleh asesor)
  • Pengiriman Sertifikat Ke Seluruh Indonesia
  • Bonus Kelas : Training Needs Analysis (TNA)

Target Peserta :

  • Badan Pengembangan SDM Pemerintah
  • Learning Center BUMN
  • Pengelola Lembaga Pelatihan (Training Center)
  • Universitas / Perguruan Tinggi
  • Sekolah
  • Bagian Pengelola Pelatihan
  • Bagian HRD
  • Training Departement
  • Lembaga Kursus

Bonus Kelas : Training Needs Analysis (TNA)

Training Needs Analysis (TNA) untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan yang dilakukan sebelum suatu pelatihan berjalan dan merupakan bagian terpadu dalam desain pelatihan dengan output berupa deskripsi tentang materi, sasaran umum dan khusus, alokasi waktu, dan metode pembelajaran yang akan diterapkan dalam pelatihan. agar Output pelatihan bermanfaat dalam meningkatkan kompetensi peserta pelatihan dan sesuai dengan kebutuhan.

Harga Normal Rp. 5.000.000,-

Harga Promo :
Rp. 3.750.000,-

Segera Mendaftar

+62


Download Surat

Penyelenggara Kegiatan

Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN) merupakan lembaga Diklat resmi yang berdiri sejak tahun 2005, dan telah Terakreditasi A Oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah (LKPP) – RI, untuk kegiatan Pelaksanaan Pelatihan Pengadaan dan Sertifikasi Barang/ Jasa pemerintah. Saat ini telah memiliki Alumni sebanyak 1.300.580 orang, yang tersebar di seluruh Indonesia, LPKN juga telah medapatkan Rekor MURI, dalam penyelenggaraan Webinar dengan jumlah Peserta lebih dari 100.000 orang.

Kunjungi juga website kami di www.LPKN.id